Sabtu, 16 Januari 2021

Motivasi Fokus

 

Seorang pemanah profesional, dia meletakkan pandangannya bukan pada sorak sorai penonton, bukan juga pada busur dan anak panah. Pandangan dia justru kepada titik hitam yang ada ditengah  yaitu sasaran utama. Dia fokus pada sasaran. Dan fokus pada sasaran ini memerlukan konsentrasi, memerlukan daya dan upaya, memerlukan pikiran. Itu sebabnya fokus merupakan salah satu kekuatan kita untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.

Ketika orang fokus di satu bidang maka dia bisa mempertajam kompetensinya di bidang tersebut. Ketika dia fokus pada seseorang maka dia bisa melayani dengan baik. Kita dia fokus pada sang pencipta maka dia bisa mengucap syukur  dan bekerja sesuai dengan yang diharapkan, sesuai dengan yang dikehendaki.

 Itu sebabnya  mari kita mulai setiap aktifitas  kita dengan fokus dengan apa yang kita kerjakan dan lihat akan terjadi perubahan yang hebat karena kita bisa  fokus  terhadap apa yang kita geluti

           

Inspirasi motivasi dari Bapak Parlindungan Marpaung

Motivasi Trust Kepercayaan

 

        Kertas ini begitu mulus, sehingga ketika kertas ini diremukkan maka sangat sulit untuk mengembalikan seperti semula.  Inilah yang disebut dengan trust atau kepercayaan. Ketika kita diberi kepercayaan maka jagalah kepercayaan tersebut. Karena begitu kepercayaan dilanggar maka akan sulit kembali. Trust merupakan bagian daripada  integrity. Orang yang mempunyai integritas dia akan memelihara kepercayaan. Jack Ma  mengatakan bahwa dengan trust kita bisa membangun suatu bisnis. Jackwell mengatakan  bahwa trust ibarat batu karang yang bisa  membuat bertahan hubungan sekalipun  ada perubahan ada ancaman demikian juga ada turbulensi dalam bisnis atau hubungan sosial.

Mari  pelihara kepercayaan yang diberikan orang kepada kita sekalipun sulit bahkan membutuhkan tenaga, waktu dan biaya. Karena dengan trust dan kepercayaan yang diberikan ini maka hubungan kita akan  semakin langgeng dan  kita pun bisa membina hubungan komunitas yang lebih baik

 

Inspirasi motivasi dari Bapak Parlindungan Marpaung

Motivasi Pantang Menyerah

 

        Seorang petinju pernah mengatakan bahwa, selagi masih ada kesempatan, selagi bel belum berbunyi dan selagi masih kuat bertanding, teruslah bertinju, teruslah bertanding karena disitulah kesempatan bisa kita raih. Jadi  artinya bahwa pada waktu kita terus mengejar target, pada waktu kita  terus berjuang mencapai apa yang kita cita-citakan jangan pernah berhenti selagi kita masih kuat.

Jackie Jackson pernah mengatakan  suatu perumpamaan yang bagus, kalau anda ikut lomba lari mungkin anda menang mungkin anda kalah. Tapi ketika anda tidak mengikuti lomba lari tersebut anda pasti kalah. Jadi teruslah bergerak walaupun  kita melihat bahwa titik sudah semakin dekat , kadang-kadang di detik-deting terakhir target yang impikan, taret yang  kita cita-citakan, target yang kita justru bisa dicapai

Mari manfaatkan waktu sebaik mungkin, kita manfaatkan seluruh sumber     daya jangan sampai berhenti yang terutama kita mengandalkan kekuatan sang Khalik   untuk meraih target yang kita cita-citakan

 

Inspirasi motivasi dari Bapak Parlindungan Marpaung


Motivasi Influencer

Influencer berasal dari kata Influence berarti pengaruh. Jadi influencer itu orang yang bisa memberikan pengaruh yang baik kepada orang lain, kepada lingkungannya dan bisa membuat orang lain terinspirasi untuk berubah disertai dengan totalitas kehidupan. 
Mahatma Gandhi seorang negarawan besar, sedang duduk-duduk di rumahnya yang sangat sederhana. Seorang ibu datang bersama anaknya dan berkata, “anak saya ini makan permen terus, tolong nasehati supaya anak saya ini tidak makan permen”. Mahatma Gadhi tidak ngomong apapun lalu dia bilang “ silahkan ibu datang tiga hari lagi”. Si ibu kaget minta nasehat malah disuruh pulang lagi. Tiga hari kemudian si ibu dan anaknya datang lagi. Si ibu berkata, “saya sudah tiga hari bingung di rumah karena disuruh pulang lagi, tapi tolonglah nasehati anak saya supaya anak saya tidak makan permen lagi”. Maka Mahatma Ghandi mengatakan, “nak mulai sekarang kamu jangan makan permen”. 
        Kenapa ibu ini datang ke Mahatma Ghandi. Karena ibu ini tahu Mahatma Ghandi memiliki pengaruh yang sangat besar. Si ibu bertanya lagi kepada Mahatma Ghandi “kenapa kamu tidak mengatakan dari awal saja, nak jangan makan permen. Kenapa saya harus menunggu tiga hari”. Kata Mahatma Ghandi, “tiga hari yang lalu saya tidak mengatakan kepada anak ibu untuk jangan makan permen, karena saya sendiri masih makan permen. Sekarang setelah tiga hari kemudian saya tidak makan permen, maka saya berani mengatakan jangan makan permen”. 
          Pengaruh dari sosok saja tidak cukup, tapi pengaruh harus ditunjukkan dari satu contoh yang baik atau teladan. Salah satu contoh yang lain, di dalam film Titanic, ketika kapal tenggelam lampunya masih menyala. Setelah diperiksa ternyata ada seorang supervisor yang menggerakkan sekitar 20 engineer dan mengatakan ayo kita nyalakan mesin ayo kita nyalakan mesin. Karena kapal dengan mesin menyala, lampunya tetap terang benderang dan proses evakuasi bisa tetap berlangsung. Dan kapal tersebut tenggelam dengan lampu yang masih menyala dan supervisor beserta 20 engineernya meninggal disana. Mengapa demikian? Karena supervisornya mempunyai pengaruh yang mampu menggerakkan orang lain dan dia terlibat disana. Karena banyak orang lain yang mempengaruhi orang lain tapi dia tidak ada di sana, dia bisa mempengaruhi orang lain tapi dia tidak melakukan, dia hanya menyuruh saja tapi dia tidak terlibat di dalamnya. 
        10 ciri influencer sebagai berikut: 
1) berkata-kata yang membangun, bukan memanas-manasi bukan membuat orang menjadi marah tapi kata-katanya membuat orang terinspirasi, termotivasi, tercerahkan, kata-katanya membuat orang menjadi ingin melangkah, kata-katanya membuat orang menjadi terbakar ingin berbuat sesuatu yang baik, 2) Mempunyai talenta, bakat, kompetensi yang teruji dan sudah terbukti, 3) memiliki kehidupan totalitas, termasuk latar belakang dia dibelakang publik, 4) terus bertumbuh dibidangnya, 5) Ketika dia berbagi orang lain tidak tahu., 6) Tulus, apa yang dilakukannya tidak ada maksud lain kecuali ingin berbuat kebaikan, 7) Memiliki ciri khas perilaku dan penampilan, 8) Siap menderita dan hidup di dalam penderitaan dan dia bisa melewatinya, 9) Bisa dipercaya, 10) Kehadirannya disukai. Menjadi seorang yang berpengaruh bukanlah puncak tujuan. Tetapi menjadi seorang yang berpengaruh adalah proses terus menerus yang kita lakukan yang kita alami setiap hari . Tidak gampang menyandang gelar sebagai seorang influencer. Mengapa ada orang yang tidak bisa mempengaruhi orang lain? 1) Tidak tahu caranya, 2) Terlalu dominan, 3) Kehidupannya terlalu nyaman, 4) Tidak menjalankan aktivitas spiritualnya dengan baik, 5) Tidak luwes di dalam pergaulan. Semoga kita semua bisa menjadi influencer

 Inspirasi motivasi dari Bapak Parlindungan Marpaung

Motivasi Kebanggaan

Apa yang kita banggakan dalam hidup ini? Apakah jabatan? Apakah pekerjaan ataukah kekayaan? Semua itu akan sirna. Banggalah karena kita punya potensi. Banggalah karena kita punya sang pencipta yang mempunyai rencana hidup kita. Banggalah karena kita punya karakter yang unggul. Ketika kita bangga terhadap sesuatu, maka kita bisa mempertanggungjawabkan kebanggakan tersebut. Itu sebabnya dengan karakter yang unggul kita bisa bangga membangun negeri ini. Banggalah karena kita disiplin. Banggalah karena kita bisa melakukan hal-hal kecil tapi bermakna. Banggalah karena kita tepat waktu. Banggalah karena kita taat kepada aturan dan banggalah karena kita bisa memberi dan melayani. Inilah pribadi yang unggul 

Inspirasi motivasi dari Bapak Parlindungan Marpaung

Adab Murid Kepada Gurunya

10 Adab Murid Kepada Gurunya Dalam proses pembelajaran, murid membutuhkan orang alim atau yang umum disebut dengan guru, ustadz, atau kiai. Murid dan orang alim perlu berinteraksi. Oleh karena itu ada adab-adab tertentu yang harus diperhatikan seorang murid terhadap gurunya sebagaimana dinasihatkan oleh Imam al-Ghazali dalam risalahnya berjudul al-Adab fid Din 
Pertama, mendahului beruluk salam. Seorang murid hendaknya mendahului beruluk salam kepada guru. Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim bahwa yang kecil memberi salam kepada yang besar. 
Kedua, tidak banyak berbicara di depan guru. Banyak berbicara bisa berarti merasa lebih tahu dari pada orang-orang di sekitarnya. Apa bila hal ini dilakukan di depan guru, maka bisa menimbulkan kesan seolah-seolah murid lebih tahu dari pada gurunya. Hal ini tidak baik dilakukan kecuali atas perintah guru. 
Ketiga, bila guru berdiri, murid sebaiknya lekas berdiri juga. Hal ini tidak hanya penting barangkali guru memerlukan bantuan, misalnya uluran tangan agar segera bisa tegak berdiri, tetapi juga merupakan sopan santun yang terpuji. Demikian pula jika guru duduk sebaiknya murid juga duduk. 
Keempat, ketika guru memberikan suatu penjelasan yang berbeda dengan apa yang pernah dijelaskan oleh orang lain, sebaiknya murid tidak langsung menyangkal penjelasan guru. Sebaiknya murid meminta izin terlebih dahulu untuk menyampaikan pendapat orang lain yang berbeda. Jika guru berkenan, murid tentu boleh menyampaikan hal itu. 
Kelima, dalam majlis ta’lim atau kegiatan belajar mengajar di kelas, murid hendaknya bertanya kepada guru ketika ada hal yang belum jelas. Hal ini tentu lebih baik daripada bertanya kepada teman di sebelahnya. Lebih memilih bertanya kepada teman dan bukannya langsung kepada guru bisa membuat perasaan guru menjadi kurang nyaman. 
Keenam, tidak mengumbar senyum ketika berbicara kepada guru. Guru tidak sama dengan teman, dan oleh karenanya tidak bisa disetarakan dengan teman. Seorang murid harus memosisikan guru lebih tinggi dari teman sendiri sehingga ketika berbicara dengan guru tidak boleh sambil tertawa atau bersenyum yang berlebihan. 
Ketujuh, tidak menunjukkan secara terang-terangan karena perbedaan pendapat dengan guru. Bisa saja seorang murid memiliki pendapat yang berbeda dengan guru. Jika ini memang terjadi, murid tidak perlu mengungkapkannya secara terbuka sehingga diketahui orang banyak. Lebih baik murid meminta komentar sang guru tentang pendapatnya yang berbeda. Cara ini lebih sopan dari pada menunjukkan sikap kontra dengan guru di depan teman-teman. 
Kedelapan, tidak menarik pakaian guru ketika berdiri. Ketika guru hendak berdiri dari posisi duduk mungkin ia membutuhkan bantuan karena kondisinya yang sudah agak lemah. Dalam keadaan seperti ini, murid jangan sekali-kali menarik baju guru dalam rangka memberikan bantuan tenaga. Ia bisa berjongkok untuk menawarkan pundaknya sebagai tumpuan untuk berdiri; atau sesuai arahan guru. 
Kesembilan, tidak menanyakan suatu masalah di tengah perjalanan hingga guru sampai di rumah. Jika ada suatu hal yang ingin ditanyakan kepada guru, terlebih jika itu menyangkut pribadi guru, tanyakan masalah itu ketika telah sampai di rumah. Tentu saja ini berlaku terutama kalau perjalanan dengan menaiki kendaraan umum. 
Kesepuluh, tidak banyak mengajukan pertanyaan kepada guru ketika guru sedang lelah. Dalam keadaan guru sedang lelah, seorang murid hendaknya tidak mengajukan banyak pertanyaan yang membutuhkan jawaban pelik, misalnya. Dalam hal ini dikhawatirkan guru kurang berkenan menjawabnya sebab memang sedang lelah sehingga membutuhkan istirahat untuk memulihkan stamina. Jika diringkas, maka pada intinya adalah seorang murid hendaknya berlaku hormat kepada guru baik dalam sikap ataupun menjaga lisan.

Motivasi Ego = 1: Pengetahuan

Albert Einstein mengatakan bahwa ego adalah hasil bagi antar satu dengan knowledge. Makin besar knowledge/pengetahuan dan wawasannya seseorang maka semakin kecil egonya, sebaliknya semakin kecil pengetahuan dan wawasan seseorang maka semakin besar egonya. Berarti siapakah orang yang egois yang suka mementingkan diri sendiri? Albert Einstein mengatakan bahwa mereka yang tidak mempunyai pengetahuan, yang wawasannya sempit, yang tidak mengerti lingkungannya sehingga mereka selalu membawa pembenaran kepada diri sendiri. Bagaiman caranya menurunkan ego kita? Perbanyak informasi, perbanyak pengetahuan, perluas wawasan, bergaul dengan banyak orang, sehingga kita bisa menahan diri sebelum merespon, bisa menahan diri sebelum memberikan dampak kepada lingkungan kita. Kita menjadi lebih tenang, kita lebih menguasai diri dan kita lebih mementingkan kepentingan orang lain dari pada diri kita sendiri. Pengetahuan yang benar tentang sang pencipta, iman yang benar, relasi yang baik serta silaturahmi yang baik karena di dalamnya itu ada wawasan membuat kita semakin rendah hati dan tidak egois. 

Inspirasi motivasi dari Bapak Parlindungan Marpaung