Senin, 08 Maret 2021

Jadikan Hidupmu Berwarna

         

Hidup itu penuh warna, dari warna paling gelap sampai yang paling ceria.  Walaupun warna-warna itu berbeda, setiap warna mempunyai makna  tersendiri. Bicara soal warna, bicara juga soal kehidupan. Banyak orang  bilang ingin memiliki hidup yang berwarna. Tetapi  apakah hidup yang berwarna itu? Banyak orang berfikir hidup akan menjadi berwarna ketika  mereka bisa  melakukan apapun yang mereka mau. Hidup  menjadi berwarna ketika mereka bisa mendapatkan hal-hal yang mereka harapkan.  Tapi apakah benar demikian?

Berwrna atu tidak hidup kamu sebenarnya ditentukan  oelh cara pandangmu.  Setiap orang pasti punya persepektif yang berbeda. Setiap orang pasti punya cara yang berbeda dalam menjalaninya.

Ada  orang yang hidupnya selalu menghadapi masalah dan tantangan tapi selalu bersemangat dan menjalaninya dengan senyuman. Ada juga orang yang  hidunya  serba nyaman dan berkelimpahan tapi tetap saja insecure dan kurang bersyukur. Kadang sebuah kejadian yang sama, orang pertama menganggapnya sebagai malapetaka. Ttapi bagi orang lain mengangganya sebagai  sebuah berkah.

Hidup itu seperti kanvas dan kamulah peluksinya. Seorang pelukis pasti akan memilih warna-warna terbaik untuk lukisannya. Tidak harus menggunakan semua warna untuk membuat lukisan yang indah.  Tapi gunakan warna-warna yang penting yang terbaik untuk mengisi kanvasmu. Begitu juga  dengan hidupmu, pilihlah hal-hal terbaik untuk mengisi hidupmu.  Bermimpilah setingg langit, berdoa dan berusahalah. maka tuhan kan memampukanmu untuk menggapainya

Cintailah pekerjaanmu dan lakukan dengan sungguh-sungguh. Hobi yang kamu tekuni dapat memberikan energi tersendiri.  Luangkan juga waktu dengan orang-orang yang kamu cintai juga kamu sayangi.  Dan jangan lupa untuk berbagi. Karena hal sederhana yang kamu berikan bisa menjadi  begitu berharga bagi mereka yang membutuhkan.  Seperti pelangi yang memancarkan warna yang indah setelah hujan.  Begitu juga kamu  bisa membagikan warna dan makna bagi orang-orang   yang ada dalam kehidupan kamu.

Hidup juga tidak selalu dengan warna hitam dan putih. Ada juga warna  merah biru kuning dan warna-warna lainnya yang bisa membuat hidupmu lebih berarti. Hidup adalah sebuah maha karya. Setiap warna di dalamnya  yang membuatnya unik dan berbeda. Bukan hanya dari  suka cita saja bahkan dari masalahpun terdapat cerita, terdapat makna. Kamu  jadi tahu apa itu sedih dan apa itu bahagia.  Kamu jadi tahu rasanya jatuh dan bagaimana untuk bisa bangkit kembali. Kamu jadi tahu  kapan harus berjuang dan kapan harus berhenti.  Itulah warna-warna kehidupan  yang bisa kamu jalani, kamu pelajari, kamu nikmati  dan kamu syukuri. Jangan menunggu hidupmu berwarna untuk merasa bahagia. Tapi biarlah kehadiranmu yang memberi warna pada dunia

 

Motivasi dari Merry Riana


 

 

 

 

 

 

 

Katakan 5 Kalimat ini Untuk Dirimu Sendiri Setiap Pagi

 


Katakan 5 Kalimat inii Untuk Dirimu Sendiri Setiap Pagi

1. I'm the best

2. I can do it

3. God is always with me

4. I'm a winner

5. To day is my day

 

Motivasi dari Dr. APJ. Abdul Kalam


Jumat, 05 Maret 2021

Ketika Niat Baik Tidak Selamanya Baik

 



Pada jaman dahulu kala hiduplah dua binatang yang saling bersahabat, seekor Ikan dan seekor Monyet.  Sang Ikan hidup di sungai sedangkan sang Monyet hidup di atas pohon yang tumbuh dipinggir sungai tersebut. Mereka tumbuh menjadi teman dekat karena mereka sering meluangkan waktu bersama untuk mengobrol  dan bertukar pikiran. Kadangkala mereka juga sering bertengkar karena cara berfikir yang berbeda. Tapi layaknya sahabat karib,  justru pertengkaran kadang-kadang yang mendekatkan.  Sungguh benar-benar persahabatan yang indah dan merekapun berjanji untuk saling bantu membantu.

Suatu hari hujan yang sangat  lebatpun terjadi, dan ketika sang monyet yang sedang bertengger di atas dahan tertinggi, selain hujan lebat  yang tak kunjung berhenti dia juga melihat sesuatu dari kejauhan, sepertinya ada banjir besar di hulu sungai dan siap-siap menerjang ke arah mereka. Segeralah sang monyet melompoat  ke bawah dan memanggi sahabatnya sang Ikan seraya berkata:

“Hai ikan dimana kamu?”.

“Aku di sini, monyet:, jawab si Ikan

“ Ayo buruan naik ke sini karena banjir akan segera melanda dari hulu sungai  ke sini. Cepat ikut aku biar aku selamatkan kamu, biar kamu aman bersamaku di puncak dahan pohon ini”.

“Tapi monyet..., “jawab ikan

“Sudah tidak ada waktu berdebat yang penting kamu aman”, ucap si monyet dengan tegas sambil menyambar ikan dari dalam air.

Setelah itu monyet langsung beranjak  loncat ke dahan tertinggi sambil  memeluk erat sahabatnya sang ikan. Awalnya  tentu saja sang ikan menggelepar, tapi demi keselamatan sang ikan,  semakin sahabatnya  itu menggelepar semakin erat pelukan sang monyet sambil   membelai dan menenangkan ikan supaya tidak panik. Tak lama kemudian ikan itupun diam tidak bergerak,  si monyet tersenyum berfikir  sahabatnya sudah tenang dan sudah tidur.  Dan ternyata benar seperti dugaan si monyet tak lama kemudian  banjir bandangpun datang dan menghanyutkan semua yang ada dihadapannya  termasuk sungai tempat sang ikan tinggal.

Satu jam kemudian banjir itupun surut, sang monyet melompat kembali ke bawah hendak mengembalikan sang ikan ke sungai  tempat tinggalnya. Dia membuka  tangannya dan terlihat  sang ikan masih tidur dengan mata yang tertutup.

“Hai ikan bangun, “ begitu katanya.

Tapi ikan tersebut masih terdiam dan si monyetpun terus membangunkannya namun tidak ada satu katapun yang keluar dari mulut si ikan.

“Ikan  ayo bangun. Sahabatku bangunlah banjir sudah tidak ada, hujanpun sudah reda . Tapi sang ikanpun tetap diam tidak bergerak. Dan di situlah si monyet sadar bahwa sahabatnya ikan teah tiada. Sahabatnya pun mati di pelukan.

Cerita sedih tapi ironisnya sering terjadi dalam kehidupan ini. Maksudnya baik ingin menolong, tapi apakah kita  sungguh-sungguh menolong dia. Apakah mereka sungguh-sungguh memerlukan pertolongan kita. Kadang kita gegabah menentukan  sesuatu yang terbaik bagi  orang lain. Berasumsi dan berfikir dengan sudut pandang kita sendiri tanpa mau mendengarkan suara mereka, suara orang yang ingin kita bantu.

Ingat kehidupan orang lain tidak sama dengan kehidupan kita. Apa yang menurutmu baik belum tentu baik  untuk orang lain. Menolong orang lain jika tidak dilakukan dengan bentuk dan cara yang benar,  justru bisa menghancurkan. kehidupan orang yang kita tolong. Niat baik saja tidak cukup, butuh hati dan kompetensi.

 

Motivasi dari Merry Riana


 

 

 

 

 

 

 

Kamis, 04 Maret 2021

Memberi itu Hebat

 



Menerima adalah berkah, tapi  memberi adalah anugerah. Alangkah  indahnya bila memberi bukan hanya kewajiban melainkan menjadi kebiasaan. Tidak perlu melihat jumlah, tidak perlu membuat rupiah. Tidak perlu juga  khawatir, justru dengan kamu menyisihkan sebagian rejeki  itu akan membuka pintu rejeki lain yang lebih besar lagi.

Makna kehidupan bisa kamu rasakan bukan dari berapa banyak yang kamu dapatkan, tapi dari berapa banyak yang telah kamu berikan.  Di bulan baik ini bulan penuh berkah, sisipkan rejeki untuk bersedekah.  Taburlah benih kebaikan saat berkecukupan maupun berkekurangan.  Memberi  bukan berarti mengurangi. Memberi tidak  akan pernah rugi. Memberi adalah investasi untuk hidup diakhirat nanti

Jadi pribadi tangan di atas, bersedekah tanpa batas. Memberi dengan ikhlas tanpa mengharapkan balas.  Jangan khawatir merasa kurang karena sesungguhnya Tuhan maha penyayang. Karena rejeki  bukan milik anda seorang melainkan titipan untuk banyak orang.  Siapa yang menabur benih  dia akan memetik hasil. Siapa yang menebar kasih dia akan berlimpah cinta. Dan siapa yang memberi jalan hidup pada banyak orang,  maka senantiasa indah kelak dia akan terus di kenang

 

Motivasi dari Merry Riana


 

 

 

 

 

 

 

 

Ketika Kerja Kerasmu Tak Kunjung Membuahkan Hasil

 


Sebuah benih mau sebagus apapun bibitnya jika ditanam di ladang yang  kering, maka bibit itu tidak akan bisa bertumbuh apalagi berbuah.  Tapi kalau  kamu punya tanah yang subur, walaupun kamu tidak punya bibit, tapi bibit tetangga  tertiup  angin menempel di ladang kamu, satu hal yang kecil itu sanggup untuk bisa bertumbuh, berbuah dan menghasilkan sesuatu yang baik dan ladang itu adalah hati kita.

Sertakan selalu Tuhan dalam kehidupan kita sehari-hari.  Lakukan pekerjaan apapun dengan tulus dan ikhlas. Percayalah bahwa  apapun yang kita lakukan tidak akan ada yang sia-sia. Selalu akan ada hasilnya. Kalau hasilnya tidk sesuai mungkin renca Tuhan  untuk kita jauh akan lebih indah dari yang kita kerjakan. 

Apapun yang kamu inginkan di hidup ini, semuanya  ada di tangan kamu sendiri. Kamulah yang punya kemampuan untuk bisa mewujudkan  hal itu. Tapi itu saja tidak cukup. Manusia bisa berusaha tapi Tuhanlah yang menentukan.   Dan itulah dibutuhkan Iman untuk bisa menerima rencana yang tidak sesuai dengan yang kita rencanakan di awal

 

Motivasi dari Merry Riana

Hadapi Orang iri dengan Santai

 


Ada orang iri. How do you feel? Apa yang anda rasakan kalau ada orang yang iri? Apakah anda merasa marah, kesal dan terganggu atau anda merasa bahagia dan bersyukur?

Kebanyakan  orang menghadapi orang yang iri itu marah, kesal dan terganggu. Padahal coba anda fikirkan. Kalu ada orang yang iri pada anda, itu menunjukkan satu hal  anda punya kelebihan, keistimewaan yang sangat diimpikan oleh dia.

Ini sebuah hukum alam,  kalau anda punya kelebihan  banyak sekali orang yang ingin berada dalam posisi  anda. Ingin itu sesungguhnya sudah  sama dengan iri,  tapi iri yang masih sifatnya pasif.  Yang harus kita cegah adalah iri yang bersifat destruktif.  Kuncinya  kalau ada orang yang iri kepada anda, maka anda harus bahagia dan bersyukur.

Orang yang iri adalah orang yang sangat mengagumi anda, sangat mengidolakan anda, orang yang ingin hidupnya seperti anda.  Berarti  dia mengagumi anda tapi dia diam-diam tidak terang-terangan atau your secret admirer. Maka kita harus menyayanginya karena dia adalah pengagum kita.

Supaya  irinya berkurang maka anda harus memberikan manfaat buat mereka. Karena kalau  anda dapat memberikan manfaat buat mereka, maka irinya berkurang karena mereka menikmati manfaatnya. Karena sebaik-baik manusia di dunia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain

 

Motivasi dari Arvan Pradiansyah

The Secret Of Successs

 


Semua orang ingin sukses dan semua orang ingin tahu apa rahasia ingin menjadi sukses.  Jawabannya sederhana, apakah kamu sudah memberikan segalanya? Bukan hanya sekedar usaha, juga bukan usaha disaat situasi mudah, tapi usaha yang terus dilakukan sesulit apapun situasinya, usaha yang terus dilakukan  setidaknyaman apapun kondisinya. 

Seorang pemenang ingin jadi pemenang bukan karena usaha yang setengah-setengah, bukan karena iseng, bukan juga karena keberuntungan. Kamu harus berproses, kamu harus berjuang  kamu harus terus berusaha.  Ketika jalan yang kamu lalui terasa susah kamu tidak boleh menyerah.  Ketika semua membuatmu ragu, kamu harus selalu maju.. Ketika semua orang melakukan berbagai cara untuk  membuatmu jatuh kamu arus tetap berdiri tegar.  Dan suatu hari in nanti kamu akan bisa melihat dengan bangga karena kamu ingat masa-masa  itu. Masa-masa  dimana  kamu punya pilihan menyerah tapi kamu menolak  untuk pasrah.  Masa-masa di mana kamu bukan hanya mengumbar kata-kata  tapi  kamu membuktikanya dengan usaha. Masa-masa di mana semua musuh-musuhmu tumbang  dan kamu tetap  berdiri tegak layaknya seorang pemenang.

Kita semua memiliki tantangan dalam hidup ini. Setiap dari kita di dunia ini dihadapkan tantangan  setiap harinya Sukses tidak akan diberikan begitu saja dengan mudahnya. Sukses  itu harus diperjuangkan. Dan hanya orang –orang yang sudah memantaskan dirinya yang pantas  untuk menikmati kesuksesan itu.

Jalani hidup ini tanpa penyesalan. Ingat kamu tidak perlu menjadi orang yang paling pintar atau paling kuat, tapi asalkan kamu bisa menjadi orang yang palimg tekun, tekun berusaha maka kamu  bisa mendapatkan segalanya. Kadang mungkin tidak semuanya sesuai dengan yang kamu harapkan, asalkan kamu sudah benar-benar memberikan yang terbaik maka selalu ada hadiah terbaik  yang akan menanti. Tidak ada rasa bangga tanpa usaha, tidak ada  rasa puas tanpa kerja keras.  Karena sukses kamu tergantung usaha kamu

 

Motivasi dari Merry Riana