Hidup ini tidak sempurna, namun hidup akan begitu indah ketika kita bisa menjalani di dalam ketidaksempurnaan tersebut. Kita bisa saja mensyukuri apa yang sampai saat ini kita miliki atau malah mungkin menyesali apa yang tidak kita miliki. Itu sebabnya ada banyak orang yang tidak merasakan indahnya hidup, karena dia selalu menyesali apa yang tidak dia miliki. Tapi kita bisa melihat sebagian besar orang yang bisa menikmati betapa indahnya angkasa, betapa indahnya pemandangan, betapa indahnya alam semesta, karena dia bisa mensyukuri apa yang masih dia miliki.
Kita
bisa menghirup udara yang segar. Kita bisa menikmati cuaca begitu baik. Kita
bisa mendengar kicauan burung. Kita bisa menikmati kebersamaan dengan
orang-orang. Itulah hidup yang perlu dan patut disyukuri.
Buku
berjudul Setengah Isi Setengah Kosong membahas bagaimana kita bisa menikmati
kehidupan, bagaimana kita mensyukuri apa yang kita miliki, juga bagaimana cara
pandang kita terhadap kehidupan.
Pada cover buku tersebut orang bisa
melihat bagaimana gelas itu terlihat
setengah berisi atau setengah kosong. Orang yang melihat gelas ini masih
berisi, berarti memiliki cara pandang yang optimis. Tapi bagi orang yang
memandang gelas tersebut setengah kosong,maka dia memiliki cara pandang yang
pesimis.
Di dalam buku tersebut berisi 63
ilustasi-ilustrasi yang membuka cara
pandang kita berfikir bagaimana kita bisa melalui kehidupan ini dengan begitu
baik. Kehidupan ini ibarat jalan satu
arah. Beberapa kali lalu lintas perubahan yang kita tempuh, tidak transit
akan membawa kita kembali. Begitu kita tahu dan menerima hal itu,
kehidupan akan tampak menjadi jauh lebih sederhana. Tidak ada masalah yang
terlalu besar untuk diselesaikan, tidak ada langkah yang terlalu panjang untuk
dijalani, dan tidak ada orang yang terlalu sulit untuk kita bisa menyikapi
setiap kali dengan hati yang jernih dan kepala dingin.
Tantangan dan masalah merupakan tanda bahwa
kita masih hidup. Dari tantangan - tantangan membuat orang semakin dewasa dan
dewasa dalam perkembangan mental. Tantangan yang dilakoni dengan baik akan
memberikan pembelajaran yang paling berharga bagi kehidupan seseorang. Saat
kita membahas masalah dan beban itu dari diri kita sendiri. Justru pada
saat itu sebenarnya kitalah yang sedang bermasalah. Sementara pepatah Cina
mengatakan, "Daripada mengutuki kegelapan lebih baik ambil sebatang lilin
dan nyalakan."
Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya.
Inspirasi motivasi dari Bapak
Parlindungan Marpaung

Tidak ada komentar:
Posting Komentar